Tangerang Jakarta
+628132800320

Bekerja di Jepang? Seperti ini Rasanya

Kami Penyalur Tenaga Kerja ke Jepang Terpercaya dan Terdaftar

Bekerja di Jepang? Seperti ini Rasanya

Kita semua tahu Jepang adalah Negara maju di Asia. Jepang juga menjadi Negara dengan pertumbuhan ekonomi terbesar ketiga di dunia. Jepang juga berhasil menyebarluaskan budayanya ke seluruh penjuru dunia. Jadi tidak aneh jika banyak orang ingin bekerja di negeri sakura ini.

Banyak yang bilang orang Jepang sangat suka bekerja keras, berorientasi pada kelompok, dan lain-lain. Saking seriusnya bekerja, orang Jepang suka lupa waktu. Pekerja Jepang memang terkenal dengan dedikasi dan kesetiaan yang tinggi pada perusahaannya bekerja. Mereka juga mampu bekerja selama berjam-jam. Sampai-sampai ada istilah karoshi yang artinya bekeja sampai mati.

Sebenarnya kondisi pekerja di Jepang saat ini juga cukup mengkhawatirkan. Akibar turunnya angka pernikahan dan angka kelahiran bayi secara drastis, Jepang semakin kekurangan pekerja usia produktif. Banyak orang Jepang memutuskan untuk tidak memiliki anak atau hanya mempunyai satu sapmpai dua anak saja dengan pertimbangan biaya hidup dan biaya pendidikan yang tinggi. Di sisi lain angka harapan hidup orang-orang di Jepang sangat tinggi sehingga pekerja di Jepang didominasi oleh orang-orang berumur 50 tahun ke atas yang masih bugar dan dapat bekerja. Dengan adanya fakta ini Jepang membutuhkan keberadaan tenaga kerja profesional dari Negara lain seperti dari Indonesia.

Untuk pemuda dan pemudi magang, Jepang adalah tempat yang tepat untuk bisa mengembangkan diri. Saat ini banyak perusahaan Jeang yang membuka pintu untuk pekerja dari Indonesia yang ingin melamar pekerjaan di Jepang, lho. Indonesia sebagai Negara berkembang yang memiliki populasi yang besar akan memberikan hasil bisnis yang baik untuk para perekrut. Selain bisa belajar budaya dan bahasa Jepang, jika kita magang di Jepang maka kita akan diberikan uang saku juga. Besarnya uang saku yang diberikan antara 8-9 juta rupiah setiap bulannya. Belum termasuk uang lembur jika ada.

Peraturan bekerja di Jepang

Di era globalisasi sekarang ini, bisa dibilang batas antara Negara menjadi kabur. Tapi saat kita menetap di Negara asing, kita perlu mengatur strategi untuk bisa bertahan hidup dengan menuruti peraturan yang berlaku di Negara tersebut. Di Jepang peraturan tentang imigrasi dan pengungsian telah menyebutkan hal penting, yaitu pengelompokkan status pekerja asing untuk membedakan dengan jelas orang asing yang boleh bekerja  dan yang tidak dibolehkan bekerja di Jepang.

Para pemegang kebijakan dan tanggung jawab atas pengiriman tenaga kerja ke Jepang  perlu memperhatikan beberapa hal penting. Setiap tenaga kerja asing yang telah memenuhi standar kualifikasi yang ditentukan sebaiknya berhak menerima gaji sama dengan pekerja Jepang lainnya tanpa ada perbedaan, tidak terkecuali dengan peningkatan karir kerja. Kerja libur diperhitungkan sesuai dengan peraturan yang berlaku di perusahaan tanpa membeda-bedakan pekerja asing atau bukan.

Orang Jepang sebenarnya memiliki kecenderungan tidak menyukai penduduk asing. Dari hasil survey bisa diketahui bahwa sepertiga penduduk Jepang menolak pekerja asing yang bekerja di Jepang. Ada beberapa kelompok yang khawatir jika terlalu banyak pekerja asing yang masuk di Jepang, maka penduduk Jepang sendiri tidak bisa mendapat pekerjaan. Selain itu orang Jepang juga khawatir dan takut denan adanya isu terorisme dan kejahatan yang dilakukan warga asing seperti yang diberitakan di media.

Tidak mudah untuk bermigrasi ke Jepang. kepastian peraturan dari Negara yang berkaitan harus dipersiapkan dengan baik sebelum program kerja dimulai. Pekerja asing sering berada pada posisi yang lemah, karena itu pemegang keputusan bertanggung jawab memberikan perlindungan kepada mereka. Untuk para pekerja, kemampuan dan keahlian saja masih kurang. Menguasai bahasa Jepang wajib hukumnya untuk kamu yang ingin bekerja di Jepang.

Pendatang di Jepang harus beradaptasi dengan banyak hal. Tidak hanya makanan dan cuaca, pekerja asing juga harus bisa membiasakan diri dengan  budaya di Jepang. Bagi orang Jepang, disiplin kerja adalah hal yang utama. Pekerjaan buruh memang tidak berat, tapi diperlukan kerja cepat dan teliti karena umumnya banyak pekerjaan yang melibatkan penggunaan mesin. Lengah sedikit saja, kita akan tertinggal oleh teknologi yang terus berjalan.

Mengapa Orang Jepang Sangat Disiplin?

Jepang terkenal dengan budaya kedisplinan yang tinggi. Hampir semua orang di dunia tahu bahwa orang Jepang sangat loyal dan disiplin dalam bekerja. Apalagi dalam hal tanggung jawab, saat terjadi masalah atau tidak tercapainya target biasanya pemimpin di Jepang tidak akan mencari alasan untuk meminta maaf dan segera mengambil pertanggungjawaban.

Menjadi pekerja di Jepang bisa dibilang sangat enak dan menyenangkan. Memang tuntutan loyal dan disiplin dalam pekerjaan cukup tinggi, tapi jarang ada pekerja di Jepang yang mengeluh. Kita bisa melihat para pekerja Indonesia yang pulang setelah mendapatkan pengalaman bekerja di Jepang. Banyak yang berubah menjadi semakin baik dan disiplin.

Jika kamu penasaran keuntungan apa yang akan kamu dapat jika bekerja di Jepang, berikut adalah beberapa di antaranya:

Jam Datang dan Pulang Selalu Tepat Waktu

Perusahaan Jepang sangat anti dengan kata terlambat. Karena itu mereka benar-benar menaati aturan 8 jam kerja bagi semua karyawan termasuk bos sendiri. Karyawan harus datang dan pulang tepat waktu. Dengan ketepatan waktu ini, karyawan bisa punya waktu luang untuk menyeimbangkan pekerjaan dan kehidupan pribadi.

Selalu Dimulai dengan Olahraga

 

Hal unik yang dilakukan perusahaan Jepang bagi karyawannya adalah senam pagi. Perusahaan di Jepang atau di Indonesia biasanya mengumpulkan karyawannya 20 menit sebelum memulai kerja untuk berolahraga ringan. Latihan ringan ini berfungsi untuk melancarkan peredaran dara dan mencegah stres. Karyawan jadi bisa beraktivitas dengan semangat.

Disiplin Nomor Satu

Seperti yang sudah diterangkan sebelumnya, Jepang sangat dikenal dengan kedisiplinannya.  Karena itu tidak heran jika di Jepang kita akan menemukan banyak hal yang serba teratur. Tujuan disiplin ini adalah untuk mewujudkan efisiensi maksimal.

Tidak Mengenal Kasta

Di Jepang tidak kenal usia atau ras yang bekerja, para karyawan akan mendapatkan perlakuan yang sama satu sama lain. Karena itu kita harus bersaing dengan jujur dan adil dalam bekerja. Meski tidak ada kasta, Jepang juga punya budaya menghormati atasan dan senior jadi jangan lupa untuk bersikap sopan.

Inovasi dan Evaluasi Setiap Hari

Kita pernah mendengar kalimat mutiara “Jadilah lebih baik dari hari kemarin”. Di Jepang banyak perusahaan yang memegang prinsip yang sama, biasa disebut kaizen (perbaikan berkelanjutan).  Artinya semua karyawan diharapkan untuk menyumbang ide demi perbaikan proses kinerja di perusahaan. Setiap seminggu seklai, karyawan perusahaan akan dibentuk menjadi beberapa kelompok kecil dan berdiskusi untuk membahas langkah perbaikan dalam SOP perusahaan. Usul-usul itu akan ditampung dan dipertimbangkan oleh atasan.

Posisi berdasarkan Prestasi

Orang Jepang sangat menghargai proses dan kerja keras. Nanti saat bekerja di Jepang, kita akan merasakan kebahagiaan naik ke posisi puncak dengan jerih payah sendiri. Pekerja akan mampu mengukur kemampuannya sendiri dan akan merasakan bahwa usahanyanya selama ini benar-benar dihargai.

Sudah terbayang bagaimana rasanya bekerja di Jepang nanti? Pengalaman bekerja di Jepang setiap orang berbeda-beda, tapi tentunya semua bisa berguna dan menjadi guru yang baik di kehidupan kelak. Semoga sukses.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Konsultasi ? Hubungi kami via Whatsapp